Yuditra Farmana

Cara Mudah Mengganti Domain di Open Journal Systems (OJS) Tanpa Pusing

Mengelola jurnal online dengan Open Journal Systems (OJS) terkadang membutuhkan penyesuaian, termasuk mengganti domain. Perubahan ini biasanya dilakukan ketika ada rebranding, penyesuaian nama institusi, atau sekadar ingin membuat alamat website jurnal lebih singkat dan mudah diingat.

Domain yang tepat bukan hanya soal nama — ia mempengaruhi branding, kredibilitas, dan optimasi SEO jurnal Anda. Jadi, menggantinya dengan benar adalah langkah penting.


Kenapa Harus Ganti Domain OJS?

Ada beberapa alasan umum yang membuat pengelola jurnal memutuskan untuk mengubah domain:

  1. Rebranding – Mengikuti perubahan nama jurnal atau lembaga.
  2. Meningkatkan Kredibilitas – Domain yang profesional akan terlihat lebih terpercaya di mata pembaca dan penulis.
  3. Pindah ke Subdomain – Misalnya dari namakampus.ac.id/jurnal menjadi jurnal.namakampus.ac.id.
  4. Optimasi SEO – Struktur URL yang rapi dan relevan akan lebih ramah mesin pencari.

Langkah Mengganti Domain di OJS

1. (Opsional) Migrasikan Data OJS

Kalau Anda juga memindahkan hosting, pastikan semua file OJS dan database sudah diunggah ke server baru.
Jika domain tetap di hosting yang sama, lewati tahap ini.

2. Edit File Konfigurasi

3. Tes Domain Baru

Buka domain baru di browser.
Jika tampilan sudah sesuai dan fungsi berjalan normal, berarti proses penggantian domain berhasil.


Tips Profesional Agar Perubahan Domain Sempurna


Kesimpulan

Mengganti domain OJS sebenarnya sederhana jika dilakukan dengan langkah yang tepat. Kuncinya adalah:

  1. Siapkan backup (jika migrasi hosting).
  2. Edit konfigurasi config.inc.php.
  3. Tes domain baru.
  4. Tambahkan redirect untuk menjaga SEO.

Dengan domain yang lebih profesional, jurnal online Anda akan tampil lebih meyakinkan, mudah diakses, dan siap menjangkau pembaca lebih luas.

Exit mobile version