Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, secara resmi membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia (BKI) Tahun 2025. Program ini ditujukan bagi dosen tetap perguruan tinggi negeri maupun swasta di bawah pembinaan Ditjen Dikti yang ingin melanjutkan studi ke jenjang doktoral di luar negeri.
BKI hadir sebagai salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualifikasi akademik dosen, sekaligus mendorong kualitas pendidikan tinggi Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

Karakteristik Beasiswa Kemitraan Indonesia (BKI)
Beasiswa ini memiliki beberapa ketentuan utama, antara lain:
- Terbuka untuk semua bidang studi jenjang doktor.
- Dapat diikuti oleh mahasiswa baru maupun mahasiswa on-going di perguruan tinggi luar negeri.
- Perguruan tinggi tujuan wajib memberikan keringanan biaya studi, yang tercantum dalam Letter of Acceptance (LoA) atau dokumen resmi lainnya.
- Durasi pembiayaan maksimal 4 tahun bagi mahasiswa baru dan 3 tahun bagi mahasiswa on-going.
Pendaftaran dan Batas Waktu
Bagi dosen yang berminat, pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi:
👉 http://kualifikasidikti.kemditisaintek.go.id
Kemudian pilih menu Beasiswa Kemitraan Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 26 September 2025.
Untuk informasi lebih lanjut, calon pelamar dapat menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui email: bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id.
Komitmen Pemerintah untuk SDM Unggul
Melalui Beasiswa Kemitraan Indonesia, pemerintah berkomitmen memperkuat ekosistem akademik di perguruan tinggi. Dengan semakin banyaknya dosen bergelar doktor, diharapkan kualitas pengajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah Indonesia semakin meningkat di kancah internasional.
“BKI bukan hanya investasi bagi karier dosen, tetapi juga investasi besar bagi masa depan pendidikan tinggi Indonesia,” demikian ditegaskan pihak Ditjen Dikti dalam keterangan resminya.
Source: https://kemdiktisaintek.go.id/pengumuman/pendaftaran-beasiswa-kemitraan-indonesia-bki-tahun-2025/

